Investasi Kebahagiaan
Ditulis oleh javaneagle di/pada Juni 3, 2008
Tulisan ini aslinya dari milis alumni_mm_ugm yang ditulis/dikirim oleh Eddi Wahyudi.
Prof. Roy Sembel, Ketua Umum Partai BARNAS Sandra Sembel, MM, pemerhati dan praktisi SDM
Bahagia. Ini adalah satu hal yang dicari dan menjadi cita-cita banyak orang. Banyak orang bahkan rela mendaki gunung, menyebrangilautan, mengeluarkan dana yang sangat besar untuk mendapatkan kebahagiaan. Namun apa yang mereka lakukan tidak menjamin merekauntuk mendapatkan kebahagiaan. Apa rahasia untuk berbahagia? Ternyata rahasianya tidak sesulit yang dibayangkan banyak orang.
Simak yang berikut.
Investasi Kebaikan
Hal utama dan terutama untuk mendapat kebahagiaan adalah berinvestasi dalam kebaikan.
Hukum Tebar Tuai. Apa yang kita tebar itulah yang kita tuai. Begitu bunyi hukum tebar tuai. Jadi, jika ingin mendapat kebahagiaan, kitaharus berinvestasi dalam kebahagiaan, yaitu membuat orang di sekitar kita merasa bahagia melalui kebaikan yang kita tebar. Denganmenolong orang lain, suatu waktu kita juga akan ditolong orang pada saat kita membutuhkan. Pertolongan ini tentunya akan mengubahkesedihan menjadi kebahagiaan. Dengan berbagi dengan orang lain, kita memberi inspirasi bagi orang lain untuk melakukan hal yang samapada orang sekitarnya, termasuk juga kepada kita pada waktunya.
Hubungan baik. Rasa bahagia bisa muncul dari lingkungan yang bahagia. Jika kita berada pada lingkungan dimana terjadi hubunganyang baik antara satu orang dengan yang lainnya, maka kita juga akan menikmati buah dari hubungan baik tersebut—akan terjadi salingtolong menolong, saling mendukung, saling memberi semangat, saling menghibur dan saling memberikan yang terbaik bagi lingkungannya.Jadi, pastikan Anda bisa menciptakan hubungan baik dengan lingkungan tempat Anda berkarya.
Bersyukur. Tindakan mensyukuri apa yang kita miliki membuat kita menjadi sadar akan berbagai kebaikan yang ada disekitar kita. Kitamenjadi fokus pada hal-hal yang bisa kita syukuri: tubuh yang sehat, pikiran yang jernih, berbagai talenta yang kita miliki, sahabat yangmendukung, keluarga yang akrab, pekerjaan yang berguna bagi diri sendiri dan orang lain. Fokus perhatian pada kebaikan membuat hidupmenjadi lebih bergairah karena kebaikan membuat hidup lebih berwarna dan lebih ceria. Jadi pastikan tiap hari Anda bisa memulai haridengan menghitung berkat yang telah Anda dapatkan hari ini dan hari sebelumnya. Pasti hari Anda akan menjadi semakin menyenangkan.
Harapan. Satu lagi hal yang bisa membuat hidup bergairah dan berbahagia adalah harapan. Harapan mendorong kita untuk melihat kedepan dengan positif. Harapan memberi semangat untuk tetapberkarya dan melakukan perubahan positif dalam diri kita dan bagi lingkungan kita. Harapan adalah pil ajaib yang harus kita telan agarkita tetap bersemangat untuk menjalani hidup ini. Harapan membuat kita melakukan berbagai persiapan dan perencanaan untuk menciptakanmasa depan yang lebih cerah dan berbahagia.
Indera Bahagia
Selain berinvestasi dalam kebaikan, kita juga perlu mengaktifkan indera bahagia kita agar kita bisa selalu mampu mendeteksikebahagian di sekitar kita dan menikmatinya.
Melihat. Hidup kita dipandu oleh apa yang kita lihat. Jika kita mengarahkan pandangan pada kesedihan yang terjadi, pasti kita jugaakan merasa sedih. Namun, sebaliknya, jika kita mengarahkan pandangan pada kebahagiaan yang ada disekitar kita, hal-hal positifyang terjadi pada kita dan pada lingkungan kita, potensi kebahagiaan, dan kesempatan untuk mendapat kebahagiaan, maka kitapunakan merasa bersemangat, berbahagia. Kesedihan, kegagalan, bisa saja ada dan terjadi, tapi arahkan saja pandangan pada kebahagiaan, dancari kesempatan untuk menciptakan kebahagiaan.
Mendengar. Input yang masuk dari penglihatan perlu juga dikuatkan dengan input yang masuk melalui apa yang kita dengar. Mendengarkabar baik, membuat kita menjadi bahagia. Sebaliknya kabar buruk membuat kita menjadi murung. Jadi apapun yang kita dengar, carilahdan temukan hikmah bahagia dibalik segala berita dan informasi yang kita dengar.
Berkata. Alat untuk mengecap adalah lidah. Gunakan lidah kita untuk menciptakan kebahagiaan. Kata-kata dan kalimat bahagia akanmendorong terciptanya kebahagian. Jadi pastikan kata-kata yang kita ucapkan bukanlah kata-kata yang sia-sia atau kata-kata yang membuathidup kita atau hidup orang lain tidak bahagia. Sebaliknya, gunakan kekuatan kata-kata untuk menciptakan kebahagiaan: memberikansemangat, harapan, pujian, dan pandangan yang positif dari sebagala sesuatu yang terjadi disekitar kita pada diri sendiri dan orang-orang di sekitar kita.
Bertindak. Indera selanjutnya adalah peraba. Kita meraba dengan tangan. Tangan merupakan alat utama untuk mengaktifkan indera ini.Jadi, pastikan apa yang kita kerjakan juga untuk tujuan yang menambah nilai bagi hidup kita dan orang-orang di sekitar kita.Pastikan apa yang kita kerjakan juga menghasilkan karya dengan kualitas terbaik yang bisa kita persembahkan bagi lingkungan kita.Tindakan ini akan membuat kita puas akan hasil yang didapatkan dan membuat orang lain juga senang menikmati hasil karya kita. Singkatkata, pastikan tindakan kita selalu berujung pada kebahagiaan, yaitu tindakan yang mengarah pada hal-hal yang positif yang dapat membuatdiri kita sendiri dan orang-orang di sekitar kita berbahagia.
Berpikir. Apa yang kita lihat, ucapkan dan lakukan bersumber pada pikiran kita. Jika kita berpikir akan membaca sebuah majalah, makakita akan mencari majalah tersebut, berkata dan melakukan tindakan untuk mencari majalah tersebut. Jika kita berpikir positif, makakita akan terpacu untuk melihat hal-hal yang positif, mengucapkan hal-hal positif dan melakukan hal-hal positif yang tentunya membuatdiri kita puas dan bahagia dan juga membuat orang lain disekitar kita merasa positif—pusa dan bahagia.
Ingin berbahagia? Berinvestasilah dalam kebaikan dan aktifkan indera bahagia Anda. Sukses untuk kita semua.
Barnas-Pekanbaru berkata
sebuah investasi yang sangat penting…
Amir berkata
Nice!