Javaneagle’s Weblog

Just sharing

Water-wise Car Washing

Ditulis oleh javaneagle di/pada Juni 19, 2009

Source: GreenTips – UCS Newsletter

Taking your car to the local car wash instead of washing it at home might seem like a guilty pleasure, but from an environmental perspective it is often the better choice. When you wash your car in the driveway or street, contaminants such as grease and brake dust (as well as the detergent itself) flow into storm sewers, which discharge directly into our waterways. Car washes, on the other hand, are required to drain their water into sanitary sewers (which direct sewage to treatment facilities) or to filter and reuse it on-site.

Water efficiency is also a benefit of many commercial car washes. An analysis by the Maryland Department of the Environment found that car washes use approximately 50 to 75 gallons of water per car (assuming the water is not being recycled); using the self-service bay consumes only 15 gallons. A typical garden hose, on the other hand, which has an average flow rate of seven gallons per minute, would exceed a car wash’s water consumption after two minutes compared with the self-service bay or seven minutes compared with the automated wash if the hose were left running.

If you don’t live near a car wash, here are some ways to clean your car in an ecological way:

  • Wash on gravel, grass, or another permeable surface. Grass and gravel help filter contaminants from your wash water so they don’t end up in the storm sewer.
  • Use a water-saving hose nozzle. A nozzle with adjustable spray settings and automatic shut-off can save as much as 70 gallons per wash.
  • Use the right soap. Choose a biodegradable soap that is chlorine- and phosphate-free. Avoid dish soap, which could remove your car’s wax finish.
  • Use “gray” water. If you use biodegradable detergents in your home, and local regulations allow, you can wash your car with the water that drains from your washing machine or dishwasher. You can also use captured rain water.
  • Dump your dirty soap bucket into a sink or toilet. These drain into the sanitary sewer (instead of the storm sewer).
  • Consider waterless wash products. Several companies have developed nontoxic car cleaners that require no water; they are designed to be sprayed on and wiped off with a soft towel.

Ditulis dalam environment | yang berkaitan: , , , | Leave a Comment »

It’s Easy Going Green

Ditulis oleh javaneagle di/pada Juni 6, 2009

From WWF (www.panda.org):

Environmentalism is often seen as giving things up, but it’s really about doing things better and thinking a little differently. The challenge ahead is to find a way in which we can all lead happy and healthy lives within the natural limits of our 1 planet.

There are many things you can do every day to reduce your environmental impact and live a more sustainable lifestyle. From turning off appliances at home when not in use to switching to renewable energy at the office to choosing the most environmentally friend travel option on your next trip, even the simplest daily activities can make a real difference in protecting our environment.

More on WWF website

Ditulis dalam environment | yang berkaitan: , , | Leave a Comment »

Stock Market Joke

Ditulis oleh javaneagle di/pada Juni 6, 2009

1. The US has made a new weapon that destroys people but keeps the building standing. Its called the stock market.
2. Do you have any idea how cheap stocks are? Wall Street is now being called Wal Mart Street.
3. The difference between a pigeon and a investment broker… The pigeon can still make a deposit on a BMW
4. What’s the difference between a guy who lost everything in Las Vegas and an investment broker? A tie.
5. The problem with investment bank balance sheet is that on the left side nothing’s right and on the right side nothing’s left.
6. I want to warn people from Nigeria who might be reading this, if you get any emails from Washington asking for money, it’s a scam. Don’t fall for it.
7. What worries me most about the credit crunch, is that if one of my checks is returned stamped ‘insufficient funds’. I won’t know whether that refers to mine or the bank’s.

Ditulis dalam Joke | yang berkaitan: , | Leave a Comment »

Hey Baby .. It’s Daddy!

Ditulis oleh javaneagle di/pada Maret 31, 2009

**Rrriiiiinnnnggg, rrriiiinnnngg,**


’Hello?’

‘Hi honey.
This is Daddy.
Is Mommy near the phone?’

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Joke | yang berkaitan: , | Leave a Comment »

Ternyata Rokok itu tidak berbahaya

Ditulis oleh javaneagle di/pada Maret 25, 2009

Banyak orang menghawatirkan bahaya rokok dan menakutinya, tapi setelah diselidiki oleh banyak pakar dalam bidangnya khususnya di milis TM ternyata rokok itu sama sekali tidak berbahaya.

Kemudian para pakar sepakat untuk membuktikannya dengan mengambil dari beberapa hikayat pada zaman dahulu kala dimana pada waktu itu nenek moyang kitapun telah membuktikannya melalui beberapa percobaan, buktinya seperti cerita di bawah ini, dia tetap sehat walafiat.

Untuk lebih jelasnya dapat dibuktikan lewat penemuan oleh beberapa dari ahli di bawah ini:

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Joke | yang berkaitan: , , | Leave a Comment »

Indonesian Earth Hour 2009 Poster

Ditulis oleh javaneagle di/pada Maret 25, 2009

60 menit tanpa lampu
Sign up for Earth Hour! - I VOTE EARTH: gebyar andyono

Earth Hour 2009 by WWF – Sign up for Earth Hour!

vote earth!!!

earth-hour

Ditulis dalam environment | yang berkaitan: , , , | Leave a Comment »

Jungle Camera Traps Reveal Secrets of World’s Rarest Rhinos

Ditulis oleh javaneagle di/pada Maret 22, 2009

Ditulis dalam environment | yang berkaitan: , , | Leave a Comment »

Buku harian Ayah

Ditulis oleh javaneagle di/pada Maret 21, 2009

Ayah dan ibu telah menikah lebih dari 30 tahun, saya sama sekali tidak pernah melihat mereka bertengkar.
Di dalam hati saya, perkawinan ayah dan ibu ini selalu menjadi teladan bagi saya, juga selalu berusaha keras agar diri saya bisa menjadi seorang pria yang baik, seorang suami yang baik seperti ayah saya. Namun harapan tinggallah harapan, sementara penerapannya sangatlah sulit.Tak lama setelah menikah, saya dan istri mulai sering bertengkar hanya akibat hal – hal kecil dalam rumah tangga.

Malam minggu pulang ke kampung halaman, saya tidak kuasa menahan diri hingga menuturkan segala keluhan tersebut pada ayah. Tanpa mengeluarkan sepatah kata pun, ayah mendengarkan segala keluhan saya dan setelah itu, beliau berdiri dan masuk ke dalam rumah.
Tak lama kemudian, ayah mengusung keluar belasan buku catatan dan ditumpuknya begitu saja di hadapan saya. Sebagian besar buku tersebut halamannya telah menguning, kelihatannya buku-buku tersebut telah disimpan selama puluhan tahun.

Ayah saya tidak banyak mengenyam pendidikan, apa bisa beliau menulis buku harian? Dengan penuh rasa ingin tahu saya mengambil salah satu dari buku-buku itu. Tulisannya memang adalah tulisan tangan ayah, agak miring dan sangat aneh sekali, ada yang sangat jelas, ada juga yang semrawut, bahkan ada yang tulisannya sampai menembus beberapa halaman kertas. Saya segera tertarik dengan hal tersebut, mulailah saya baca Dengan seksama halaman demi halaman isi buku itu.Semuanya merupakan catatan hal-hal sepele, “Suhu udara mulai berubah menjadi dingin, ia sudah mulai merajut baju wol untuk saya.”"Anak – anak terlalu berisik, untung ada dia.”Sedikit demi sedikit tercatat, semua itu adalah catatan mengenaiberbagai macam kebaikan dan cinta ibu kepada ayah, mengenai cinta ibu terhadap anak-anak dan terhadap keluarga ini. Dalam sekejap saya sudah membaca habis beberapa buku, arus hangat mengalir di dalam hati saya, mata saya berlinang air mata. Saya mengangkat kepala, dengan penuh rasa haru saya berkata pada ayah “Ayah, saya sangat mengagumi ayah dan ibu.”Ayah menggelengkan kepalanya dan berkata, “Tidak perlu kagum, kamu juga bisa.

“Ayah berkata lagi, “Menjadi suami istri selama puluhan tahun lamanya,tidak mungkin sama sekali tidak terjadi pertengkaran dan benturan.Intinya adalah harus bisa belajar untuk saling pengertian dan toleran.Setiap orang memiliki masa emosional, ibumu terkadang kalau sedang kesal, juga suka mencari gara-gara, melampiaskan kemarahannya pada ayah, mengomel.
Waktu itu saya bersembunyi di depan rumah, di dalam buku catatan saya tuliskan segala hal yang telah ibumu lakukan demi rumah tangga ini. Sering kali dalam hati saya penuh dengan amarah waktu menulis, kertasnya sobek akibat tembus oleh pena. Tapi saya masih sajaterus menulis satu demi satu kebaikannya, saya renungkan bolak balik dan akhirnya emosinya juga tidak ada lagi, yang tinggal semuanya adalah kebaikan dari ibumu.
“Dengan terpesona saya mendengarkannya. Lalu saya bertanya pada ayah,”Ayah, apakah ibuku pernah melihat catatan-catatan ini?”Ayah hanya tertawa dan berkata, “Ibumu juga memiliki buku catatan. Dalam buku catatannya itu semua isinya adalah tentang kebaikan diriku. Kadangkala di malam hari,menjelang tidur, kami saling bertukar buku catatan,dan saling menertawakan pihak lain. ha. ha. ha.
“Memandang wajah ayah yang dipenuhi senyuman dan setumpuk buku catatan yang berada di atas meja, tiba-tiba saya sadar akan rahasia dari suatu pernikahan :”Cinta itu sebenarnya sangat sederhana, ingat dan catat kebaikan dari orang lain. Lupakan segala kesalahan dari pihak lain.

“”Try not to become a man of success,but try to become a man of value….”
Source: milis

Ditulis dalam Inspiration | yang berkaitan: , , | Leave a Comment »

Istri seorang programmer

Ditulis oleh javaneagle di/pada Maret 19, 2009

Suami: (Pulang telat dari kantor) “Selamat malam sayang, sekarang saya logged in.”
Istri: “Apakah kamu bawa oleh-oleh yang aku minta?”
Suami: “Bad command or filename.”

Istri: “Tapi aku bilangnya dari tadi pagi!”
Suami: “Errorneous syntax. Abort?”

Istri: “Trus, bagaimana tentang beli televisi baru?”
Suami: “Variable not found…”

Istri: “OK deh, kalo gitu aku minta kartu kreditmu. Aku mau belanja sendiri aja.”
Suami: “Sharing Violation. Access denied…”

Istri: “Apakah kamu lebih mencintai komputer daripada aku? Atau kamu hanya main-main saja?”
Suami: “Too many parameters.. ..”

Istri: “Itu kesalahan terbesar kalo saya menikahi orang ‘idiot’ sepertimu.”
Suami: “Data type mismatch.”

Istri: “Kamu tidak berguna.”
Suami: “It’s by Default.”

Istri: “Bagaimana dengan gajimu?”
Suami: “File in use … Try later.”

Istri: “Kalo gitu apa posisiku di keluarga ini?”
Suami: “Unknown Virus.”

Ditulis dalam Joke | yang berkaitan: , | 1 Komentar »

Using Google Analytics to Help Find Geo-Targeted Keywords

Ditulis oleh javaneagle di/pada Maret 19, 2009

Advertising with Google Adwords is a great way to reach the most targeted and relevant audience. By using the tools that Google Analytics offers to help make the most out of geo-targeted keywords, you can maximize the results and conversions that your AdWords campaign can bring.

For many businesses relevance varies by region.  You wouldn’t want people in Florida seeing your ads for snow removal.  Another example is while you would target patio furniture to the entire country in the summer, in the fall you’d only want to target the Southern states that don’t get snow. Using Google Analytics to help plan our geo-targeted keyword campaign can dramatically increase your conversion rate.

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam internet marketing | yang berkaitan: , , , , , | Leave a Comment »